KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pj Ketua TP PKK Kapuas, Hj. Lisdayanti Darliansjah, turut berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk Peningkatan Desain Kriya dan Wastra Kalteng yang diselenggarakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran.

Lisdayanti turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya kegiatan ini untuk mendorong kreativitas para perajin daerah. 

“Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, para perajin semakin terdorong untuk mengembangkan produk-produk kerajinan yang unik,” ucapnya, Jumat, 1 November 2024.

Sebelumnya, Ivo Sugianto Sabran menyampaikan pentingnya upaya meningkatkan kualitas desain kriya dan wastra Kalimantan Tengah untuk meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal agar bisa diterima di pasar global. 

--page

“Program ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi, desain, kreativitas, dan efisiensi produk kerajinan kita,” ujarnya.

Ivo juga menegaskan bahwa kerajinan unggulan Kalteng, baik dalam bentuk kriya maupun wastra, memiliki keunikan tersendiri yang menarik minat masyarakat pada setiap kesempatan promosi. 

Ia juga menyampaikan bahwa Dekranasda Kalteng berupaya memfasilitasi kolaborasi antara perajin dan perancang busana guna menciptakan produk yang lebih inovatif. 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyiapkan para perajin UMKM agar mampu menghadapi perubahan sosial, budaya, dan kemajuan teknologi yang cepat melalui pengetahuan tentang manajemen usaha berbasis digital.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Kalteng beserta pendamping, Direktur Pemasaran dan Bisnis Bank Kalteng Marzuki, serta narasumber ahli seperti Frengklin Matatula di bidang IT dan Sosial Media dan Musa Widyatmoko selaku desainer busana yang juga merupakan pengurus Dekranasda Pusat. 

--page

Tak hanya itu, kegiatan ini juga diikuti oleh para akademisi, mahasiswa, serta pelajar dari SMK jurusan tata busana di Palangka Raya. (DODI/Y)