PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengumumkan bahwa luas panen padi di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024 yakni mencapai 27,56 ribu hektare.

"Berdasarkan hasil Survei KSA, puncak panen padi tahun ini terjadi pada bulan September, berbeda dengan tahun sebelumnya yang terjadi pada bulan Oktober," kata Agnes Widiastuti didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Ahmad Husain menyampaikan berita resmi statistik pada, Jumat, 1 November 2024.

Agnes menjelaskan bahwa luas panen pada September 2024 mencapai 27,56 ribu hektare, naik sekitar 7,90 ribu hektare atau 40,14 persen dibandingkan dengan September 2023.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam teknik budidaya dan manajemen pertanian yang lebih baik," ujar Agnes.

Sepanjang Januari hingga September 2024, realisasi panen padi tercatat sebesar 97,47 ribu hektare. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 9,66 ribu hektare atau 11,00 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 yang mencapai 87,81 ribu hektare.

"Ini adalah hasil dari upaya keras para petani dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian," tambahnya.

Selain itu, potensi luas panen padi pada Oktober hingga Desember 2024 diperkirakan mencapai 13,33 ribu hektare. Dengan demikian, total luas panen padi sepanjang tahun 2024 diperkirakan mencapai 110,80 ribu hektare. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 9,22 ribu hektare atau 9,08 persen dibandingkan dengan luas panen padi pada tahun 2023 yang sebesar 101,58 ribu hektare.

Agnes juga menekankan pentingnya terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi padi di Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus bekerja sama dengan para petani dan pihak terkait untuk memastikan bahwa peningkatan ini berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Dengan peningkatan luas panen ini, diharapkan Kalimantan Tengah dapat berkontribusi lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. (TESTI PRISCILLA/H)