BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng mengingatkan lima strategi yang dapat dilakukan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
“Strategi pencapaian penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu melalui Peningkatan akses pelayanan kesehatan,” tuturnya saat rakor evaluasi di Palangka Raya, baru baru ini.
Suyuti menyampaikan selain itu ditambah dengan Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, peningkatan pemberdayaan masyarakat.
Ditunjang penguatan tata kelola kesehatan dengan meningkatkan sistem pencatatan dan pelaporan terhadap kuantitas dan kualitas dari pengkajian Audit Maternal Perinatal Surveilans Respons (AMP-SR) yang terstruktur dilakukan.
Ia menegaskan agenda pembahasan kegiatan evaluasi dalam rangka menyingkapi Isu dan Prioritas Nasional terhadap AKI dan AKB yang menjadi salah satu target Indikator RPJMN dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Sebagai informasi, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) membuat komitmen yang berani untuk mengakhiri epidemi AIDS, TBC, malaria, dan penyakit menular lainnya pada tahun 2030.
Tujuannya adalah untuk mencapai cakupan kesehatan universal, dan menyediakan akses terhadap obat-obatan dan vaksin yang aman dan terjangkau bagi semua orang. (HERMAWAN DP/H)









