BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, menyampaikan kabar baik terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kota Palangka Raya.
Berdasarkan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (PERISAI) pada tanggal 2 November 2024, tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah terpantau pada level Rendah (berwarna Biru).
"Kondisi ini menunjukkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya saat ini tergolong rendah," ujar Heri Fauzi.
Meskipun demikian, Heri Fauzi tetap mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan terus waspada terhadap potensi kebakaran. Ia menekankan pentingnya untuk tetap mematuhi aturan dan larangan terkait pembakaran lahan, serta selalu siap siaga dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.
"Masyarakat diimbau untuk terus memantau kondisi terkini melalui website PERISAI di bpbd.palangkaraya.go.id/perisai," tambah Heri Fauzi.
Website PERISAI merupakan platform yang menyediakan informasi terkini mengenai risiko kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya.
Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses data dan informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.
BPBD Kota Palangka Raya terus memantau kondisi dan perkembangan situasi di lapangan melalui sistem PERISAI.
"Tim BPBD juga siap untuk melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut," pungkasnya. (PATHUR/j)









