KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Di balik jeruji besi, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas tetap mampu menunjukkan kreativitasnya.

Meskipun ruang gerak mereka terbatas, hal ini tak menghalangi mereka untuk terus berkarya dan menyalurkan bakat seni dalam bentuk lukisan yang mengagumkan. 

Dengan dukungan dan fasilitas dari pihak Rutan, para WBP ini dapat mengekspresikan perasaan dan harapan melalui berbagai karya seni yang mereka hasilkan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristanto, menjelaskan bahwa program seni lukis ini merupakan bagian dari upaya pembinaan positif untuk mempersiapkan para WBP agar lebih siap kembali ke masyarakat setelah masa hukuman berakhir. 

“Melalui kegiatan melukis, kami berharap para WBP dapat menemukan rasa percaya diri dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka ke depannya. Ini bukan hanya sekadar mengisi waktu, tetapi sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan potensi diri mereka,” katanya, Sabtu, 2 November 2024.

--page

Selain memberikan ruang untuk berkarya, pihak Rutan juga berkomitmen mendukung dan memfasilitasi pemasaran karya lukisan yang dihasilkan WBP, terutama jika mendapat apresiasi dari masyarakat. 

Langkah ini diharapkan dapat menjadi dorongan tambahan bagi para WBP untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan seni mereka.

Program seni lukis ini memberikan kesempatan bagi para WBP untuk menyalurkan emosi serta mengasah bakat yang mungkin selama ini terpendam. 

Mengangkat tema-tema seperti alam, kehidupan sosial, hingga impian masa depan, setiap lukisan yang dihasilkan menjadi cerminan cerita pribadi mereka. (DODI/Y)