BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti mendukung penuh arahan pemerintah pusat dalam mewujudkan wilayah setempat sebagai kota industri peternakan sapi perah.
Langkah ini dianggapnya strategis untuk meningkatkan produksi susu nasional dan mendukung ketahanan pangan berbasis produk hewani.
"Dinas TPHP mengadakan Rapat Persiapan Peninjauan Calon Lokasi Pusat Industri Sapi Perah di ruang rapat Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah. Program yang diinisiasi oleh pemerintah pusat ini mendapat dukungan dari investor True Happiness Group, yang berencana mengalokasikan investasi untuk mendirikan fasilitas peternakan sapi perah di atas lahan seluas 300 ribu hektare," ujar Sunarti, Sabtu, 2 November 2024.
Fasilitas ini nantinya akan dilengkapi dengan pabrik pengolahan susu UHT (Ultra High Temperature) dan susu bubuk.
"Selain itu, True Happiness Group berencana menyediakan infrastruktur pendukung bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut," tuturnya.
--page
Sunarti mengharapkan dengan berdirinya fasilitas ini, Kalteng dapat berkembang menjadi pusat industri peternakan sapi perah nasional, memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi dan kualitas susu di Indonesia.
"Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat industri peternakan sapi perah nasional. Dengan dukungan pemerintah pusat dan investasi dari pihak swasta, seperti True Happiness Group, yang berencana membangun fasilitas peternakan di atas lahan seluas 300 ribu hektare, daerah ini memiliki peluang untuk berperan penting dalam memenuhi kebutuhan susu nasional," jelasnya.
Fasilitas peternakan ini akan dilengkapi dengan pabrik pengolahan susu UHT dan susu bubuk, serta infrastruktur yang memadai untuk mendukung kesejahteraan pekerja.
"Dengan adanya industri terintegrasi yang mencakup produksi hingga pengolahan, Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi susu tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan ekonomi lokal. Upaya ini juga akan mendukung ketahanan pangan berbasis produk hewani di Indonesia, sekaligus menjadikan Kalimantan Tengah sebagai contoh pengembangan industri peternakan berkelanjutan di tingkat nasional," tutupnya. (MARINI/y)









