SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Relawan Pro HNR membantu warga korban kebakaran di Gang Muslimin, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Kepedulian ini sejalan dengan tujuan kami membentuk Pro HNR, yakni menjadi organisasi sosial yang bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah. Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk memberi manfaat," kata Adi Wahyudi, Minggu, 3 November 2024.

Lanjutnya, aksi sosial ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Pro HNR terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama korban bencana.

Dukungan Pro HNR terhadap korban kebakaran ini meliputi penyediaan bahan bangunan yang diperlukan, seperti kayu dan seng galvalum, serta tenaga kerja dari relawan yang siap membantu membangun rumah korban. Aksi ini diharapkan bisa mempercepat proses pemulihan kondisi warga yang terdampak, sehingga mereka dapat segera kembali menempati rumah yang layak huni.

Pro HNR berkomitmen untuk terus hadir sebagai organisasi yang proaktif dalam menangani berbagai masalah sosial. Tidak hanya dalam peristiwa bencana, namun juga dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat Kotawaringin Timur, terutama melalui pengawalan kepemimpinan Halikinnor dalam upaya memajukan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain bergerak di untuk kemanusiaan, relawan HNR telah mendeklarasikan diri mendukung pasangan bupati dan wakil bupati Kotim nomor urut 1 Halikinnor-Irawati atau Harati.

"Komitmen kami adalah mengawal kepemimpinan Halikinnor untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke depan," tandas Yudi.

Halikinnor selaku Penasehat Relawan Pro HNR, turut hadir dalam pembangunan rumah korban kebakaran tersebut. Ia mengutarakan keprihatinannya dan komitmen memberi perhatian khusus pada peningkatan sistem penanganan kebakaran di Kotim.

Halikinnor menyampaikan rencana agar setiap kecamatan nantinya memiliki alat dan unit pemadam kebakaran yang siap untuk merespons insiden kebakaran dengan lebih cepat.

"Dengan adanya unit pemadam kebakaran di setiap kecamatan, kita bisa segera menangani kebakaran sebelum meluas dan membahayakan rumah-rumah di sekitarnya," ujar Halikinnor.

Halikinnor berharap, langkah ini dapat mencegah kerugian lebih besar di masa mendatang akibat kebakaran yang tak tertangani secara cepat. Menurutnya, persiapan alat dan unit pemadam kebakaran di setiap kecamatan sangat penting untuk melindungi warga dan menjaga keamanan lingkungan sekitar. (DEWI PATMALASARI/H)