KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dua desa di Kecamatan Mantangai, yaitu Desa Tumbang Muroi dan Desa Lapetan, menerima bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten Kapuas menyusul banjir yang melanda wilayah tersebut. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Kapuas, Darliansjah, di halaman Kantor Kecamatan Mantangai, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Septedy, serta jajaran pejabat terkait.

Banjir yang merendam kedua desa tersebut berdampak pada 595 kepala keluarga atau sekitar 1.938 jiwa. 

Terdata sebanyak 517 rumah warga terendam, selain fasilitas umum seperti 8 rumah ibadah, 6 sarana pendidikan, dan 13 fasilitas umum lainnya. 

Tinggi air di beberapa lokasi mencapai 30 hingga 50 cm, termasuk 9 titik akses jalan yang terdampak.

Darliansjah menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, mulai 22 Oktober hingga 4 November 2024. 

Penetapan ini didasarkan pada laporan kaji cepat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Kapuas, serta masukan dari pihak kecamatan dan desa.

“Bantuan yang kami serahkan kemarin itu merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat terdampak di dua desa ini. Semoga dapat membantu meringankan beban mereka yang terkena musibah,” ujar Darliansjah, Minggu, 3 November 2024.

Dengan adanya bantuan logistik ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di Desa Tumbang Muroi dan Desa Lapetan, seraya berharap kondisi banjir dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali normal. (DODI/H)