PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingkat penghunian kamar atau TPK hotel berbintang di Kalimantan Tengah mengalami penurunan pada bulan September 2024.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa TPK hotel berbintang tercatat sebesar 52,62 persen, turun 2,58 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 55,20 persen.

"Penurunan TPK ini terjadi hampir di seluruh kelas hotel berbintang, kecuali hotel bintang satu," kata Agnes pada Minggu, 3 November 2024.

Hotel bintang dua, tiga, empat, dan lima masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,83 poin, 0,22 poin, 4,84 poin, dan 8,65 poin. Sebaliknya, hotel bintang satu justru mengalami peningkatan TPK sebesar 4,25 poin.

Sementara itu, TPK hotel non bintang pada bulan September 2024 justru mengalami peningkatan sebesar 0,60 poin dibandingkan bulan sebelumnya, naik dari 22,62 persen menjadi 23,22 persen. Peningkatan ini terutama terjadi pada kelompok hotel dengan 25-40 kamar dan lebih dari 40 kamar, masing-masing naik sebesar 2,25 poin dan 0,93 poin. Namun, kelompok hotel dengan kurang dari 10 kamar dan 10-24 kamar mengalami penurunan TPK masing-masing sebesar 0,29 poin dan 0,34 poin.

"Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang pada September 2024 menunjukkan peningkatan sebesar 1,75 poin," katanya.

Peningkatan ini tercatat pada hotel bintang satu, dua, dan tiga, dengan kenaikan masing-masing sebesar 4,88 poin, 4,24 poin, dan 12,97 poin. Namun, hotel bintang empat dan lima mengalami penurunan TPK masing-masing sebesar 7,36 poin dan 1,57 poin.

"Untuk hotel non bintang, TPK pada September 2024 juga mengalami peningkatan sebesar 1,90 poin dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya," jelas Agnes.

Peningkatan ini terjadi pada kelompok hotel dengan kurang dari 10 kamar dan 10-24 kamar, masing-masing naik sebesar 3,84 poin dan 4,37 poin. Sebaliknya, kelompok hotel dengan 25-40 kamar dan lebih dari 40 kamar mengalami penurunan TPK masing-masing sebesar 0,10 poin dan 0,88 poin.

Agnes Widiastuti menambahkan bahwa data ini menunjukkan dinamika yang menarik dalam industri perhotelan di Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk meningkatkan kinerja sektor perhotelan di daerah ini," ujarnya. (TESTI PRISCILLA)