BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris BPBPK Provinsi Kalteng, Agus Suyanto menyampaikan Indeks Risiko Bencana Kalteng berada pada angka 121,71 atau dalam kategori sedang.
Angka tersebut berdasarkan hasil pemantauan dan analisa potensi bencana daerah Indeks Risiko Bencana Kalimantan Tengah di 14 Kabupaten/Kota tahun 2023.
“Kejadian bencana di Kalteng terutama di daerah rawan bencana masih sering terjadi," kata Agus saat rangkaian Koordinasi Perencanaan Penanggulangan Bencana Daerah di Palangka Raya, Senin, 4 November 2024.
Agus menilai hal itu menunjukan berpotensi menjadi ancaman serius bagi masyarakat Kalteng yang dapat menyebabkan korban jiwa dan kerusakan harta benda.
Dia menilai melalui rakor ini dilakukanlah koordinasi, sinkronisasi, dan sinergisitas kebijakan, program dan kegiatan penanggulangan bencana di seluruh tahapan penanggulangan bencana.
Kegiatan tersebut meliputi pencegahan, mitigasi, tanggap darurat, serta rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan menggunakan seluruh potensi yang tersedia baik struktural maupun non-struktural guna melindungi kepentingan masyarakat sebesar-besarnya.
Sekaligus berusaha menekan korban sekecil apapun akibat bencana alam, serta meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengatasi ancaman yang berpotensi menimpa. (HERMAWAN DP/H)









