PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya  menyelenggarakan pelatihan mitigasi risiko kebakaran guna meningkatkan kesigapan petugas dalam menghadapi situasi darurat.

Pelatihan yang melibatkan PT. Mahesa Duta Mandiri selaku Pelaksana Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Blok Hunian, Peninggian Tembok Keliling dan Sarana Prasarana pada Lapas Palangka Raya.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Wahyu Susetyo,  menekankan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan kesiapsiagaan petugas Lapas dalam menghadapi potensi kebakaran.

"Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam menghadapi situasi darurat kebakaran," ujar Wahyu, Selasa, 5 November 2024.

Tim dari PT. Mahesa Duta Mandiri  memberikan pelatihan cara penggunaan berbagai alat pemadam kebakaran, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Diesel Fire Pump, Electric Fire Pump, Jockey Pump, Presure Tank, dan Commissioning Test Fire Hydrant.

Pelatihan ini  diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam menggunakan alat pemadam kebakaran secara efektif dan efisien.

Selain pelatihan penggunaan alat pemadam kebakaran,  pelatihan ini juga mencakup  pengetahuan tentang prosedur penanganan kebakaran dan  evakuasi. 

Petugas Lapas dilatih untuk  mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran,  melakukan pencegahan kebakaran,  dan  menjalankan prosedur evakuasi dengan cepat dan tepat.

"Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan Lapas Kelas IIA Palangka Raya  dapat  menangani situasi darurat kebakaran dengan lebih baik dan  meminimalisir risiko  terjadinya korban jiwa dan kerugian material,"  pungkasnya. (PATHUR/R)