PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) berusaha megoptimalkan Laporan Situasi Daerah (LAPSITDA).

Langkah ini dilakukan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Aplikasi PUSKOMIN serta Aplikasi IWANSOS bagi Aparatur Bakesbangpol se-Provinsi Kalteng.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Aparatur Badan Kesbangpol se-Kalteng dalam menginput pelaporan LAPSITDA harian,” kata Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng Edi Yusuf, di Palangka Raya, Selasa, 5 November 2024.

Melalui upaya tersebut harapannya dapat lebih maksimal dalam menjalankan tugas Pendeteksian Dini Pemerintah Daerah menuju Suksesnya Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

LAPSITDA merupakan alat yang dirancang untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarluaskan data penting terkait kondisi suatu daerah.

LAPSITDA biasanya digunakan untuk memantau situasi keamanan, ketertiban, ekonomi, sosial, serta bencana atau kejadian luar biasa di suatu wilayah tertentu.

Alat ini diandalkan pemerintah, terutama dalam penanggulangan bencana dan pengambilan kebijakan berbasis data real-time. Data yang dikumpulkan di LAPSITDA bisa menjadi acuan utama dalam perencanaan tindakan cepat atau mitigasi di lapangan. (HERMAWAN DP/R)