SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Sebanyak 400 siswa tingkat SMP dan MTS ikuti kampanye setop bullying yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Sukamara.

Pejabat Bupati Sukamara, Rendy Lesmana mengatakan bahwa bahwa kampanye stop bullying untuk anak-anak adalah untuk memberikan pemahaman melalui sosialiasi kepada para pelajar.

“Tadi juga hadir dua narasumber secara daring dan juga dibuka secara bersama-sama beberapa pejabat pemerintah daerah,” kata Rendy Lesmana, Selasa, 5 November 2024.

Menurut dia, kegiatan yang dilaksanakan di aula SMP Negeri 1 Sukamara tersebut dihadiri kurang lebih 400 anak dari sekolah SMP maupun MTs yang ada diwilayah kabupaten Sukamara.

“Harapannya anak-anak kita ini paham bentul bahwa bullying atau perundingan itu adalah sesuatu yang membuat baik itu sikorban maupun sipelaku tidak akan menjadi anak-anak yang berprestasi dikemudian hari,” ujar Rendy.

Sementara itu Kepala DP3APPKB Sukamara, Mahpudin mengatakan pelaksanaan kampanye stop bullying adalah untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan siswa dalam lingkungan belajar baik di sekolah,  di rumah bahkan di lingkungan masyarakat.

“Tujuan dari kampanye stop bullying ini untuk meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya dan risiko hukuman dari tindak bullying,” ucap Mahpudin.

Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk mengurangi perundungan di sekolah serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung anti-bullying.

“Perundungan atau bullying dapat menyebabkan dampak serius pada kesehatan mental dan fisik korban, serta mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah,” tukas Mahpudin. (NORHASANAH/j)