KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Kapuas menerima kunjungan dari Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa, 5 November 2024.

Kunjungan ini dipimpin oleh Sofia Wirda, selaku Program Coordinator (PC) ADINKES wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas rencana program kesehatan serta implementasi Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI) untuk tahun 2025.

Kepala Dinkes Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan melalui Sekretaris, Jum'atil Fajar, menyampaikan bahwa diskusi mencakup beberapa poin utama untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kapuas.

"Peningkatan Data ASPAK sebagai Dasar Perencanaan," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Tim Rujukan dari Bidang Pelayanan Kesehatan menyoroti pentingnya pemutakhiran data Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK). 

Data ASPAK dinilai sangat krusial dalam proses pengadaan dan evaluasi alat kesehatan di fasilitas kesehatan. Pembaruan data ini menjadi kebutuhan penting menjelang akreditasi untuk memastikan peralatan yang diajukan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan, seperti ketersediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di puskesmas dan rumah sakit.

Peran Labkesda dalam Pelayanan Kesehatan dan Reakreditasi, Ketua Pj. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Bambang Wicaksono, mengungkapkan beberapa kebutuhan mendesak bagi Labkesda, seperti Izin Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH), serta persetujuan teknis untuk IPAL.

Kemudian juga dibahas beberapa hal lainnya terkait dengan bidang kesehatan. (DODI/j)