TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Timur mengadakan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pelatihan ini diikuti oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Barito Timur, Zarmiyeni, menyatakan bahwa ToT ini bertujuan mempersiapkan PPK dan PPS agar mampu memberikan bimbingan teknis kepada KPPS terkait prosedur pemungutan dan perhitungan suara Pilkada serentak 2024.

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama diikuti oleh lima kecamatan, yaitu Dusun Timur, Benua Lima, Awang, Paju Epat, dan Karusen Janang. Hari kedua diikuti oleh PPK dan PPS dari Kecamatan Raren Batuah, Paku, Patangkep Tutui, Dusun Tengah, dan Pematang Karau,” jelas Zarmiyeni, di GPU Mantawara Tamiang Layang, Selasa, 5 November 2024.

Pelatihan ini menghadirkan Ketua KPU dan seluruh anggota sebagai narasumber, dengan materi mencakup tata cara pemungutan dan perhitungan suara, penggunaan aplikasi Sirekap, penanganan logistik, serta kode etik dan regulasi pemilu. Narasumber juga membahas mekanisme dan metode pelatihan yang akan digunakan oleh PPK dan PPS saat memberikan bimtek kepada KPPS.

“ToT ini bertujuan mempersiapkan KPPS untuk proses pemungutan dan perhitungan suara, agar saat Pilkada pada 27 November 2024 nanti, KPPS siap bekerja sesuai ketentuan hukum,” ujar Zarmiyeni.

--page

Dalam pelatihan tersebut, peserta juga melakukan simulasi pengisian formulir C Hasil Plano dan pemindahan data ke dalam aplikasi Sirekap.

“Dalam simulasi ini, PPK dan PPS berperan sebagai KPPS, sehingga mereka benar-benar memahami materi sebelum memberikan bimbingan teknis di lapangan," tambah Zarmiyeni.

Dengan adanya ToT ini, diharapkan PPK dan PPS dapat berperan efektif sebagai fasilitator bimtek KPPS, memastikan seluruh petugas memahami aspek teknis pemilu dan meminimalkan potensi kesalahan saat pemungutan suara. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)