SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) menjadi pasar modern yang dilengkapi dengan tempat wisata. 

"Kami meminta ketegasan dari pihak pemerintah daerah agar Pasar PPM bisa kembali maksimal seperti dulu. Pada masa itu, PPM adalah andalan kita dan menjadi ikon kota Sampit. Di bagian atas pasar, terdapat tempat yang bisa dimanfaatkan dan kami mendorong agar lantai atas tersebut diperhatikan serta dioptimalkan sebagai objek wisata," kata Ketua DPRD Kotim, Rimbun, Rabu, 6 November 2024.

Dirinya menginginkan agar pasar PPM dapat kembali pada masa jayanya menjadi pusat keramaian dan ikon kota, sebagaimana pada periode 2004 hingga 2010.

Rimbun berharap pemerintah daerah memperhatikan regulasi yang diperlukan. Ia juga membuka opsi untuk melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan pasar ini, agar pasar PPM bisa kembali ramai dan menarik minat masyarakat serta wisatawan.

Dari segi infrastruktur, Rimbun menyoroti bahwa bangunan Pasar PPM yang dibangun hampir 20 tahun lalu hingga kini belum terawat dengan optimal.

Menurutnya, sudah saatnya ada upaya nyata untuk memperbaiki dan merawat fasilitas tersebut agar pedagang dan pembeli merasa nyaman beraktivitas di sana.

"Apa yang disampaikan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tadi, bangunan ini hampir 20 tahun tidak terjamah perawatan sejak awal pembangunan. Ini sudah saatnya kita pelihara. Kami berharap agar kondisi pasar bisa dibuat senyaman mungkin sehingga pedagang dan pembeli bisa dilayani dengan baik oleh pemerintah daerah," tambah Rimbun.

Dengan dukungan DPRD Kotim diharapkan pasar PPM dapat berkembang tidak hanya sebagai pusat ekonomi tetapi juga menjadi destinasi wisata yang menarik, mendukung perkembangan pariwisata dan ekonomi lokal. (DEWI PATMALASARI/R)