BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah kegiatan lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan cinta terhadap flora dan fauna telah dilaksanakan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di Rumah Kayu, Lahan Bekas Tambang Galian C DAS Belawan, Dusun III, Desa Tuntungan 2, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan ini melibatkan pemilik lokasi, Sumbul Sembiring, dan berbagai pihak seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA, BAPEDAS Sumatera Utara, Forum Daerah Aliran Sungai Belawan, Forum Daerah Aliran Sungai Wampu, serta sejumlah akademisi dan mahasiswa dari berbagai universitas.
Acara dimulai dengan pelepasan bibit ikan jurung ke dalam DAS Belawan. Sebanyak 1.000 ekor bibit ikan disediakan oleh Sumbul Sembiring, sementara 200 ekor lainnya disiapkan oleh Forum DAS yang diwakili oleh Profesor Abdul Rauf. Bibit ikan ini ditempatkan di keramba terlebih dahulu dan diberi makan setiap hari sebelum dilepasliarkan beberapa minggu kemudian.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan kata sambutan dari beberapa tokoh penting, termasuk Prof Abdul Rauf dan Prof Rahmawaty.
"Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk membangun rasa cinta kita terhadap flora dan fauna. Kegiatan ini juga dilakukann sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman beberapa pohon dan pemberian informasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan Daerah Aliran Sungai," kata Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Selasa, 5 November 2024.
Pemilik lahan, Sumbul Sembiring, juga memberikan sambutan dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat.
"Sampai saat ini, belum ada satupun kelompok yang terlibat dalam pengelolaan wilayah Rumah Kayu," terang Sumbul.
Selama Sumbul mengelola wilayah ini, belum ada satupun masalah besar yang ada. Hanya ada satu hal yang menjadi masalah yaitu adanya penebangan sembarangan namun Sumbul bisa mengatasinya dengan menghentikan kegiatan penebangan liar tersebut.
"Belum pernah ada juga pendanaan yang diperoleh. Selama ini, kami memakai dana sendiri untuk mengelola wilayah ini," tutur Sumbul lagi.
Sebagai bagian dari acara, Prof Abdul Rauf dan Prof Rahmawaty menerima pemasangan ulos sebagai tanda penghormatan. Prof Abdul Rauf juga menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan Daerah Aliran Sungai dan menyerahkan sertifikat kehormatan kepada Sumbul Sembiring sebagai Reklamator DAS Belawan.
Perwakilan dari Balai Besar KSDAH memberikan materi singkat tentang Hari Puspa, yang dilambangkan oleh bunga puspa (Melati).
"Terciptanya Sinergitas antara manusia dengan lingkungan akan membawa pada keseimbangan untuk kehidupan berkelanjutan," kata Prof Abdul Rauf.
Mereka menekankan pentingnya sinergi antara manusia dan lingkungan untuk mencapai keseimbangan kehidupan yang berkelanjutan. Selain itu, mereka juga memperkenalkan satwa nasional Burung Kucica Daun Besar dan flora nasional Anggrek Hantu yang hampir punah.
"Satwa nasional saat ini adalah Burung Kucica Daun Besar. Satwa ini bisa menyebarkan benih dengan luas dan memiliki suara yang bagus sehingga diangkat menjadi satwa nasional Indonesia. Flora nasional saat ini adalah Anggrek Hantu yang hampir punah sementara satwa endemik di Sumatera adalah Orangutan Tapanuli dan flora endemik di Sumatera adalah Raflesia, Daunsam," terangnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Deli Serdang, Wakil Dekan II Fakultas Kesehatan Masyarakat UINSU, Dekan Pertanian UNUSU, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Sumatera Utara dan Institut Teknologi Sawit Indonesia. Mereka semua berpartisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon dan diskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Kiki selaku pihak legislatif dan Wakil Dekan II UINSU menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan penanaman pohon oleh para peserta sebagai simbol komitmen mereka untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Daerah Aliran Sungai Belawan.(TESTI PRISCILLA/R)









