PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengungkapkan bahwa jumlah penduduk yang bekerja di provinsi tersebut pada Agustus 2024 mencapai 1.402,28 ribu orang.

"Bekerja adalah kegiatan melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan, keuntungan, maupun upah/gaji yang dilakukan paling sedikit satu jam dalam seminggu terakhir," jelas Agnes pada Rabu, 6 November 2024.

Agnes menambahkan bahwa berbagai karakteristik penduduk bekerja, seperti lapangan pekerjaan utama, status pekerjaan utama, pendidikan tertinggi yang ditamatkan, dan jumlah jam kerja selama seminggu yang lalu, dapat memberikan informasi penting mengenai struktur dan komposisi penduduk bekerja di Kalimantan Tengah.

Data ini sangat penting untuk memahami dinamika ketenagakerjaan di daerah tersebut. Menurut Agnes, sektor lapangan pekerjaan utama yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

"Sektor ini masih menjadi tulang punggung perekonomian Kalteng, dengan banyak penduduk yang bergantung pada sektor ini untuk mata pencaharian mereka," ujarnya.

Selain itu, status pekerjaan utama juga menunjukkan bahwa mayoritas penduduk bekerja sebagai pekerja bebas di sektor informal.

"Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak penduduk yang bekerja tanpa jaminan sosial dan perlindungan ketenagakerjaan yang memadai," kata Agnes.

Pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk bekerja juga bervariasi, dengan sebagian besar memiliki pendidikan hingga tingkat menengah.

"Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan produktivitas," tambah Agnes.

Agnes juga menyoroti pentingnya jumlah jam kerja selama seminggu yang lalu sebagai indikator produktivitas.

"Jumlah jam kerja yang tinggi dapat mencerminkan tingkat produktivitas yang baik, namun juga perlu diimbangi dengan kondisi kerja yang layak dan kesejahteraan pekerja," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)