PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Dalam rangka menyambut Hari Antikorupsi Sedunia 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menyelenggarakan kampanye antikorupsi yang diadakan di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Murung Raya, Selasa, 5 November 2024. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen untuk mencegah korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Acara tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kabupaten Murung Raya, Yulianus, pejabat dari Inspektorat Murung Raya, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya, beberapa kepala perangkat daerah, dan undangan lainnya. Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Kejari Murung Raya yang diwakili oleh Kasi Intelijen, Aep Saepulloh, serta Ahmad Fauzi dari Inspektorat Kabupaten Murung Raya.

Asisten II Setda Kabupaten Murung Raya, Yulianus, menyampaikan bahwa kampanye ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mencegah tindak korupsi. "Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan memperkuat komitmen kita semua dalam mencegah korupsi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu," ujar Yulianus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kampanye antikorupsi ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, terutama pada pasal 7 ayat 1 huruf d dan e, yang mengamanatkan pemerintah untuk mengadakan sosialisasi pemberantasan korupsi dan kampanye antikorupsi bagi masyarakat.

Yulianus menambahkan, "Mari kita bersama-sama menguatkan komitmen untuk memerangi korupsi di Kabupaten Murung Raya dengan mengamalkan sembilan nilai budaya antikorupsi: Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras."

Dalam acara tersebut, Kasi Intelijen Kejari Murung Raya, Aep Saepulloh, memberikan pemaparan terkait tindak pidana korupsi, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ia mengajak seluruh peserta untuk memulai perubahan dari diri sendiri dan lingkungannya sebagai langkah awal dalam melawan korupsi.

"Jadikan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia ini sebagai momentum untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan terpercaya," kata Aep Saepulloh, menutup paparannya dengan penuh semangat.

Dengan adanya kampanye ini, Pemkab Murung Raya berharap dapat membangun komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang bebas dari korupsi dan lebih transparan. (*/j)