BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kalteng merespon positif lomba esai cintai tradisi, bangun literasi kearifan lokal Dayak untuk warisan masa depan.
Plh. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Kadispursip) Kalteng Arthur Mukkun, mengatakan kegiatan ini masuk dalam gerakan indonesia membaca.
“Gerakan ini sudah digaungkan dan banyak stakeholder yang berkolaborasi, baik itu instansi vertikal seperti Balai Bahasa, kemudian teman-teman dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten/Kota,” ungkapnya, baru baru ini.
Termasuk gerakan Dinas Pendidikan, dan juga pegiat-pegiat literasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam hal bagaimana kita mengeksplor khasanah budaya khususnya cerita-cerita rakyat yang ada di Kalteng.
Arthur menyampaikan, bahwa beberapa waktu lalu Dispursip Kalteng juga telah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka penulisan sejarah-sejarah Dayak Kalteng.
"Kegiatan lomba ini diangkat dari tari-tarian, setelah itu akan dibuatkan dalam penulisan kisah dari tarian tersebut, kemudian akan dijadikan buku dan diterjemahkan ke dalam bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/j)









