BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana, menyampaikan pada 12 November 2024 akan diadakan pembahasan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah terkait program anggaran tahun 2025. Menurutnya, pembahasan ini akan difokuskan pada program-program yang dapat langsung mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Dalam pembahasan anggaran nanti, kami berharap agar usulan dari pemerintah daerah benar-benar dapat menyentuh kesejahteraan masyarakat. Sebagai anggota Komisi III yang membidangi sektor-sektor penting, harapan kami adalah agar alokasi anggaran 2025 bisa memberikan manfaat yang konkret,” kata Syahbana, Rabu, 6 November 2024.
Ia juga menekankan pentingnya perbaikan dalam hal pembayaran insentif bagi pegawai lingkungan Pemkab Kotim. Syahbana menyatakan, DPRD akan berupaya agar pada tahun 2025 tidak lagi terjadi keterlambatan dalam pembayaran insentif dan hak-hak tenaga kontrak maupun ASN.
“Nantinya, kami akan memastikan agar dokumen kesepakatan antara DPRD dan pemerintah daerah dapat mencakup kewajiban pembayaran insentif secara tepat waktu. Kami tidak ingin terulang lagi kendala pembayaran di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Ia berharap ada komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat melalui alokasi anggaran yang tepat. Syahbana optimis bahwa dengan perencanaan anggaran yang matang, pemerintah daerah dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kotim di tahun 2025.
--page
"Pembahasan APBD murni 2025 nanti diharapkan menjadi langkah awal dalam menyelaraskan program-program pembangunan agar lebih efisien dan efektif, sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/Y)









