BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemimpin Redaksi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Press RI, Edi Wiyono memastikan 15 besar karya finalis lomba menulis esai Dayak bakal dicetak menjadi buku.
"Selanjutnya, nanti akan dipilih 3 penulis terbaik yang akan mendapatkan apresiasi. Tetapi jangan khawatir, 15 besar finalis penulis akan mendapatkan buku cetak yang nantinya akan kami kirimkan," tutur Edi saat sosialisasi inkubator literasi pustaka nasional dan lomba menulis esai secara virtual, baru baru ini.
Edi mengatakan beberapa narasumber yang dihadirkan dalam acara sosialisasi dan workshop, bertujuan untuk memberikan referensi atau literatur.
Termasuk, tematik terkait kearifan lokal yang dapat diangkat terutama lokalitas Dayak yang bisa diterjemahkan ke dalam tulisan-tulisan, kemudian dinarasikan dan dideskripsikan sebagai bagian karya dari Inkubator Literasi.
Edi menjelaskan, para narasumber yang kemudian dihadirkan kembali pada workshop, tentunya untuk memberikan masukan atas karya para peserta.
--page
“Masukan, bagaimana membuat suatu karya esai yang baik sehingga bisa dikatakan layak untuk dibukukan atau diterbitkan dan disebarluaskan kepada masyarakat,” tuturnya. (HERMAWAN DP/Y)









