PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK bersama pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan memperkenalkan berbagai produk jasa keuangan untuk petani. Produk ini mencakup kredit usaha produktif, asuransi pertanian, dan simpanan.

Deputi Kepala OJK, Andrianto Suhada, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan memudahkan petani mendapatkan modal dan melindungi diri dari risiko.

"Melalui inisiatif ini, diharapkan para petani dapat lebih mudah mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha mereka," kata Andrianto pada Rabu, 6 November 2024.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Kredit Usaha Rakyat atau KUR yang dirancang khusus untuk sektor pertanian. KUR menawarkan pinjaman dengan bunga rendah dan persyaratan yang mudah dipenuhi.

"KUR ini memberikan pinjaman dengan bunga rendah dan persyaratan yang lebih mudah dipenuhi, sehingga petani dapat lebih mudah mendapatkan modal usaha," jelas Andrianto.

Selain KUR, asuransi pertanian juga menjadi produk penting yang memberikan perlindungan terhadap risiko gagal panen akibat perubahan iklim atau serangan hama.

"Dengan adanya asuransi pertanian, petani dapat merasa lebih aman dan terlindungi, sehingga mereka dapat fokus pada peningkatan produktivitas," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/H)