BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng mencatat Kalteng masih miliki potensi bencana kategori tingkat bahaya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBPK Kalteng, Indra Wiratama mengatakan ada delapan potensi bencana dengan tingkat bahaya yang tinggi.
Dimulai dari banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim dan abrasi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan dan tanah longsor
“(Itu berdasarkan) Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Nasional Kalimantan Tengah Tahun 2022-2026,” ungkap Indra dalam keterangannya, baru baru ini.
Ia mengatakan jika melihat potensi bencana di Indonesia, potensi bahayanya (hazard potency) sangat tinggi dan beragam seperti bencana alam maupun bencana non alam.
Dia mengingatkan upaya penanggulangan bencana merupakan tantangan dan tanggung jawab besar yang harus digerakkan dengan strategi yang terstruktur, terukur dan berkelanjutan. (HERMAWAN DP/j)









