SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang perempuan bernama Wati dilaporlan hilang secara misterius di tengah hutan yang ada di Desa Sei Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Perempuan tersebut hilang sejak 5 November 2024, saat melakukan pengecekan batas lahan di tengah hutan. Dan hingga saat ini, Kamis, 7 November 2024, belum juga ditemukan.

Personel gabungan dari Tim SAR, BPBD Kotim, TNI, Polri masih melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya perempuan yang sering disebut mama Ila itu.

Saat dikonfirmasi Kepala BPBD Kotim Multazam mengatakan saat ini proses pencarian terhadap korbam masih terus dilalukan dan berharap ada titik terang dari keberadaan korban.

"Hingga saat ini kita terus melakukan pencarian, semoga korban cepat ditemukan dan masih dalam kondisi selamat," kata Multazam, Kami, 7 November 2024.

Sebelum dilaporkan hilang wati bersama rombongan keluarganya melakukan pengukuran lahan yang baru dibeli. Namun, saat berpencar diduga korban tersesat di hutan tersebut.

"Untuk kronologis korban hilang ini belum diketahui. Namun, diduga kuat korban tersesat di dalam hutan," ucap Mulatazam.

Hingga berita ini terbitkan proses pencarian terhadap korban masih dilakulan. Saat ini tim personel gabungan masih berada di lokasi untuk mencari keberadaan korban. (BUDDI RAHMAT H/H)