SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – RSUD dr Murjani Sampit sementara ini menutup layanan poliklinik jantung dan saraf. Hal ini disebabkan oleh dua dokter spesialis utama yang sedang menjalani pendidikan lanjutan.

Meski demikian, rumah sakit tetap menyediakan rujukan alternatif agar pasien tetap mendapatkan layanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, menjelaskan bahwa dokter spesialis jantung di RSUD dr Murjani, yaitu dr Robert, saat ini sedang menempuh pendidikan jantung intervensi di RSUP dr Kariadi Semarang.

Begitu pula dengan dokter spesialis saraf, dr Borneo, yang sedang mengikuti program pendidikan neuro intervensi di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

“Layanan penyakit jantung yang biasanya ditangani oleh dr Robert kini dialihkan ke dokter spesialis Kardiovaskuler (KKV) yang ada di RSUD dr Murjani. Meski bukan spesialis jantung langsung, dokter KKV bisa membantu menangani keluhan terkait jantung selama gejalanya,” kata dr Yulia, Kamis, 7 November 2024.

Untuk layanan poliklinik saraf, pihak RSUD dr Murjani sudah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar rujukan pasien saraf otomatis dialihkan ke rumah sakit terdekat yang memiliki dokter spesialis saraf.

“Bagi pasien yang mendapatkan rujukan dari Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke spesialis saraf, sistem BPJS akan secara otomatis merujuk pasien ke rumah sakit terdekat yang memiliki dokter spesialis saraf. Dalam sistem, RSUD dr Murjani tidak lagi muncul untuk layanan saraf sampai dokter spesialis pengganti tersedia,” tambahnya.

Diharapkan layanan poliklinik saraf di RSUD dr Murjani dapat kembali dibuka setelah dokter spesialis saraf pengganti sudah tersedia.

RSUD dr Murjani terus berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kotawaringin Timur. (DEWI PATMALASARI/R)