PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 yang jatuh pada 27 November, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya memastikan hak pilih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terpenuhi.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 3.576 warga binaan terdaftar menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk memilih Gubernur, 259 WBP untuk memilih Walikota di satu Kota, dan 1.671 WBP untuk memilih Bupati di delapan Kabupaten.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Kalteng, Tri Saptono Sambudji, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses Pilkada berjalan lancar di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan yang ada di Kalteng.

"Selain itu, kami juga telah menyiapkan sejumlah 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di berbagai Lapas dan Rutan di Kalteng," katanya, Jumat, 8 November 2024.

Namun, Kadivpas juga menekankan bahwa data warga binaan yang dapat memilih masih fluktuatif, mengingat adanya pergerakan warga binaan masuk dan keluar dari UPT Pemasyarakatan yang ada.

"Data ini bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kami terus mendorong UPT Pemasyarakatan yang ada di Kalteng untuk memaksimalkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten/Kota," jelasnya.

Lebih jauh, Tri Saptono mengungkapkan, koordinasi yang dilakukan bertujuan untuk mengupayakan agar selisih data DPT dapat menjadi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

"Kami ingin memastikan bahwa setiap WBP yang berhak memilih dapat terakomodir dalam DPT dan memiliki kesempatan untuk menyalurkan hak suaranya," tegasnya.

Terkait dengan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS khusus, Tri Saptono Sambudji menuturkan bahwa penetapannya masih menunggu keputusan dari KPU.

"Kami siap mendukung penuh KPU dalam proses pemilihan umum, termasuk dalam penyediaan petugas KPPS di TPS khusus," ujarnya.

Kadivpas Kemenkumham Kalteng juga menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Pilkada 2024 yang aman, tertib, dan demokratis.

"Kami berharap proses pemilu di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan lancar dan sukses, dengan terpenuhinya hak suara dari warga binaan di UPT yang ada di Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/j)