PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (PERISAI) pada Sabtu 9 November 2024, kondisi di Kota Palangka Raya menunjukkan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah pada level Rendah (berwarna Biru).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi.

"Hasil deteksi dini PERISAI menunjukkan bahwa pada Sabtu 9 November 2024, Kota Palangka Raya memiliki tingkat kemudahan terbakar yang rendah," ujar Heri.

Meskipun tingkat kemudahan terbakar terpantau rendah, Heri tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

"Masyarakat diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran," tambah Heri.

Untuk memudahkan pemantauan PERISAI, masyarakat dapat mengakses situs web bpbd.palangkaraya.go.id/perisai.

Melalui situs ini, masyarakat dapat melihat peta risiko kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya secara real-time.

Heri juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan kepada pihak terkait jika menemukan titik api atau potensi kebakaran hutan dan lahan.

BPBD Kota Palangka Raya terus memantau kondisi dan melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

"Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah, kita dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," tutup Heri (PATHUR/R)