KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Desa Pangke di Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, menyimpan pesona wisata alam yang memikat, terutama keindahan air terjun Sahai Gantung.

Terletak sekitar 290 kilometer dari Sampit, Kotawaringin Timur, air terjun ini menawarkan pemandangan alam asri yang masih terjaga, dengan pepohonan rimbun, udara sejuk, dan gemericik air setinggi 11 meter yang menyegarkan.

Morisno, Kepala Desa Pangke, mengungkapkan bahwa pemerintah desa terus berupaya membenahi dan mengembangkan objek wisata ini agar dapat menjadi destinasi unggulan.

“Kami dari Pemerintah Desa Pangke mencoba melakukan berbagai terobosan dalam membenahi objek wisata ini, agar ke depannya bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Seruyan,” ujarnya, Sabtu, 9  November 2024.

Beberapa fasilitas penunjang telah dibangun untuk kenyamanan pengunjung, seperti gazebo, tangga turun, jembatan, ruang ganti, dan kamar mandi.

“Dengan beberapa fasilitas yang telah terbangun ini, kami harapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung saat menikmati keindahan air terjun Sahai Gantung,” tambah Morisno.

Menurut Morisno, pengunjung air terjun ini tidak hanya berasal dari Seruyan, tetapi juga dari berbagai wilayah lain di Kalimantan Tengah. Ia berharap dukungan infrastruktur jalan yang lebih baik dapat segera terwujud untuk memudahkan akses wisatawan.

“Kami mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan menuju objek wisata air terjun Sahai Gantung ini, untuk memudahkan pengunjung yang datang berwisata,” katanya.

Dengan keindahan alam yang masih alami, air terjun Sahai Gantung diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan. Morisno optimis, pengembangan air terjun ini akan memperkuat potensi wisata Seruyan dan meningkatkan perekonomian desa.

"Pengembangan objek wisata ini menjadi prioritas. Kami berharap agar ke depannya, air terjun Sahai Gantung dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan," tandasnya. (FAHRUL/J)