PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan Tim Densus 88 Anti Teror Polri di ruang kerja Kepala Dinas, Linae Victoria Aden. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas potensi kolaborasi dalam pencegahan terorisme, khususnya yang melibatkan perempuan dan anak sebagai kelompok rentan.

Kepala Satgaswil Kalteng Densus 88 Anti Teror Polri, Rombe Biantong, menyampaikan tugas utama Densus 88 dalam pencegahan dan penanganan terorisme. Ia menjelaskan bahwa Densus 88 tidak hanya bertugas melakukan penangkapan pelaku terorisme, tetapi juga berfokus pada pemulihan pelaku maupun korban, serta pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Mengingat perempuan dan anak rentan menjadi korban atau terlibat dalam terorisme, kami mengajak DP3APPKB untuk berkolaborasi dalam pencegahan terorisme melalui program edukasi dan sosialisasi,” ungkap Rombe.

Menanggapi hal tersebut, Linae Victoria Aden menyambut positif langkah Densus 88 dalam mengajak DP3APPKB untuk berkolaborasi. Dinas P3APPKB Kalteng, yang selama ini juga aktif melakukan sosialisasi mengenai keselamatan dan keamanan perempuan dan anak, siap mendukung inisiatif pencegahan terorisme.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap perempuan dan anak di Kalteng dapat terlindungi dan mendapat pengetahuan tentang bahaya terorisme serta cara pencegahannya,” kata Linae.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengembangkan kolaborasi yang lebih erat antara Densus 88 Polri dan DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi perempuan dan anak serta memperkuat kesadaran masyarakat tentang terorisme.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pejabat Eselon 3 DP3APPKB Provinsi Kalteng, UPT PPA Kalteng, serta Tim Densus 88 Polri.

Dengan sinergi yang terjalin antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, diharapkan program pencegahan terorisme dapat berjalan dengan efektif, memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/j)