TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jajaran pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang di Kabupaten Barito Timur melaksanakan upacara bersama warga binaan pemasyarakatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Minggu, 10 November 2024.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tamiang Layang, Wahyu Cahyadi, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara ini menjadi bentuk refleksi bagi jajaran Rutan dan warga binaan untuk memaknai nilai kepahlawanan yang sesungguhnya, dengan harapan kelak nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, Wahyu Cahyadi membacakan pidato Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang berisi penghargaan terhadap jasa para pahlawan dan ajakan untuk meneladani semangat juang mereka dalam membangun bangsa. 

Ia menegaskan pentingnya meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, terutama bagi warga negara dan aparatur sipil negara (ASN) yang berkomitmen menjalankan tugas bagi kemajuan bangsa.

--page

“Jangan pernah lelah untuk berbuat yang terbaik. Meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan adalah sebuah kehormatan. Mari kita implementasikan sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial mulai dari diri kita, dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan di lingkungan sekitar kita demi kemaslahatan masyarakat,” ujar Wahyu dengan penuh semangat.

Wahyu berharap peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya menjadi seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya di kalangan ASN Kementerian Hukum dan HAM. 

"Peringatan Hari Pahlawan ini juga harus dapat menumbuhkan semangat juang bangsa Indonesia di tengah tantangan zaman yang terus berkembang," lanjutnya.

Saat ini, Rutan Tamiang Layang dihuni oleh 215 warga binaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 29 tahanan pria, 2 tahanan wanita, serta 179 narapidana pria dan 5 narapidana wanita. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)