PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VII KORPRI tingkat nasional, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar Kalteng) menyelenggarakan acara seni budaya bertajuk "Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah" di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat malam, 8 November 2024. Acara ini diadakan sebagai bagian dari Gubernur Cup dan mulai berlangsung pada pukul 19.00 WIB.

Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari, membuka acara dengan menyampaikan sambutannya mengenai pentingnya acara ini sebagai bentuk pelestarian budaya dan ekspresi seni etnik Kalimantan Tengah.

“Gelar Seni Budaya ini adalah momentum berharga untuk menanamkan nilai-nilai budaya Kalimantan Tengah, serta mengekspresikan seni melalui musik dan tarian yang kaya akan nuansa etnik,” ujarnya.

Adiah juga berharap acara ini dapat meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap warisan budaya leluhur.

Sebanyak delapan sanggar seni dari berbagai komunitas turut tampil dalam acara ini, termasuk SSB Igal Jue, SSB Tunjung Nyaho, Sanggar Karungut Guru Harati, SSB Lunuk Ramba, SSB Hagatang Tarung, Komunitas Pangka Balinga, Naya, dan band Riakustik. Mereka menampilkan musik dan tarian khas Kalimantan Tengah yang menggambarkan kekayaan budaya daerah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, jajaran pegawai Disbudpar Kalteng, serta kafilah MTQ KORPRI dari berbagai provinsi yang memberikan dukungan dan apresiasi kepada para seniman.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mencintai dan menghargai seni serta budaya Kalimantan Tengah,” tambah Adiah.

Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas. (*/j)