PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penutupan Capital Market Summit & Expo atau CMSE 2024 di Jakarta baru-baru ini menandai akhir dari rangkaian acara yang sukses dan penuh antusiasme. Acara yang berlangsung dari 7 hingga 9 November 2024 ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk investor, pelaku industri, dan masyarakat umum.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalteng, Stephanus Cahyanto Adiraja, menyatakan bahwa dengan adanya CMSE 2024 dirinya optimis bahwa pasar modal di Kalteng akan terus berkembang.

"Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia, termasuk di Kalteng. Kami akan terus berupaya memberikan edukasi dan layanan terbaik bagi masyarakat," kata Cahyanto kepada Borneonews pada Minggu, 10 November 2024.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia atau BEI, Iman Rachman, menyatakan bahwa CMSE 2024 berhasil meningkatkan literasi pasar modal di Indonesia. Selama acara, berbagai seminar dan talkshow diadakan untuk memberikan edukasi kepada peserta tentang pentingnya investasi di pasar modal dan cara menghindari investasi bodong.

Salah satu sorotan dari CMSE 2024 adalah partisipasi aktif dari generasi muda. Menurut data BEI, lebih dari 40% pengunjung berusia antara 18 hingga 25 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin sadar akan pentingnya investasi sejak dini untuk mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik.

Selain itu, CMSE 2024 juga menjadi ajang bagi berbagai perusahaan untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka. PT FKS Food Sejahtera, misalnya, memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada para pengunjung dan investor.

Penutupan CMSE 2024 diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pasar modal Indonesia. Iman Rachman menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan untuk membangun fondasi pasar modal yang kokoh dan berkelanjutan.

Dengan berakhirnya CMSE 2024, optimisme terhadap perkembangan pasar modal di Indonesia semakin meningkat. BEI berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan guna mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam pasar modal. (TESTI PRISCILLA/j)