PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Sekda Palangka Raya, Arbert Tombak menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan inventarisasi dan verifikasi Barang Milik Daerah (BMD) secara berkala. 

Dia menekankan pentingnya keakuratan data BMD sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan aset daerah.

"Data yang tidak akurat dapat menyebabkan berbagai permasalahan, mulai dari kesulitan dalam perencanaan anggaran hingga potensi kerugian negara," katanya, Senin, 11 November 2024.

Inventarisasi dan verifikasi BMD akan dilakukan secara rutin dan terjadwal.  Proses ini akan melibatkan tim yang kompeten dan independen untuk memastikan objektivitas dan keakuratan data.

Tim tersebut akan memeriksa secara langsung kondisi fisik BMD dan mencocokkannya dengan data yang tercatat dalam sistem.

Data BMD yang akurat sangat penting untuk berbagai keperluan, antara lain perencanaan pengadaan BMD baru, penganggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan, serta pengambilan keputusan strategis terkait pemanfaatan BMD. 

"Data yang terintegrasi dan terupdate akan memudahkan proses pengambilan keputusan," ujarnya.

Selain keakuratan data, inventarisasi dan verifikasi BMD juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan aset daerah. 

Dengan data yang tercatat dengan baik, akan lebih mudah untuk mendeteksi potensi penyimpangan dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Pemko Palangka Raya berharap dengan adanya inventarisasi dan verifikasi BMD secara berkala, pengelolaan aset daerah dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. (HENDRI/R)