PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional atau Sakernas Agustus 2024 yang menunjukkan komposisi penduduk bekerja menurut lapangan usaha. Data ini memberikan gambaran tentang struktur tenaga kerja di pasar kerja Kalimantan Tengah.

Menurut Agnes, tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling besar adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan persentase 35,19 persen atau sekitar 493,44 ribu orang.

"Sektor ini tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah kita," kata Agnes pada Senin, 11 November 2024.

Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor menempati posisi kedua dengan 15,94 persen atau 223,59 ribu orang, diikuti oleh sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,73 persen atau 136,45 ribu orang.

Agnes juga menyoroti perubahan jumlah pekerja dibandingkan dengan Agustus 2023.

"Ada peningkatan signifikan di sektor Industri Pengolahan yang mencapai 10,92 ribu orang," jelasnya.

Peningkatan ini menunjukkan adanya perkembangan industri pengolahan di Kalimantan Tengah yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Namun, tidak semua sektor mengalami peningkatan. Sektor Transportasi, Informasi dan Komunikasi mengalami penurunan jumlah pekerja terbesar, yaitu mencapai 8,03 ribu orang.

"Penurunan ini perlu menjadi perhatian kita bersama untuk mencari solusi agar sektor ini kembali bergairah," tambah Agnes.

Selain itu, sektor Jasa Pendidikan juga mengalami penurunan sebanyak 0,60 ribu orang pekerja. Agnes menyatakan bahwa penurunan ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan kebutuhan tenaga kerja dan perkembangan teknologi pendidikan.

Secara keseluruhan, data Sakernas Agustus 2024 memberikan wawasan penting tentang dinamika tenaga kerja di Kalimantan Tengah.

"Kami berharap informasi ini dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di daerah ini," tutup Agnes. (TESTI PRISCILLA/j)