PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Triwulan III Tahun 2024 di Hotel Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya. Acara ini dihadiri oleh perwakilan pelaksana teknis dari masing-masing TPAKD di Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melakukan pemantauan dan evaluasi program kerja TPAKD yang telah direncanakan agar tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat dicapai melalui aktivitas perusahaan global, perusahaan besar di Indonesia, serta sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

"Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sangat bergantung pada sinergi antara berbagai sektor usaha," kata Primandanu dalam keterangan resminya pada Senin, 11 November 2024.

Deputi Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, yang diwakili oleh Kepala Bagian Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Biena Hairlambang, memaparkan arah strategis TPAKD Tahun 2025. Ia menekankan pentingnya akselerasi pemanfaatan produk dan layanan industri keuangan pasar modal.

"Pembentukan program galeri investasi di masing-masing daerah adalah salah satu langkah konkret untuk mengakselerasi program kerja di bidang pasar modal," jelas Biena.

Selain itu, beberapa alternatif program untuk mendorong akses keuangan pada sektor pasar modal juga dibahas, termasuk akses pembiayaan melalui program Securities Crowd Funding (SCF). Program ini diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi UMKM yang dapat disinergikan melalui program TPAKD.

"SCF adalah solusi inovatif untuk mendukung UMKM dalam mendapatkan pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau," tambahnya.

Pjs Wali Kota Surabaya, yang diwakili oleh Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Dr Ikhsan juga memberikan pemaparan mengenai program-program unggulan TPAKD Kota Surabaya Tahun 2024. Program ini bertujuan untuk mengakselerasi pemanfaatan produk dan layanan keuangan oleh pelaku usaha binaan Pemerintah Kota Surabaya agar naik kelas dan mengurangi kemiskinan.

"Kami fokus pada program asistensi dan pendampingan serta literasi dan edukasi akses keuangan kepada masyarakat dan pelaku usaha," kata Dr Ikhsan.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi monitoring dan evaluasi program kerja TPAKD Triwulan III Tahun 2024. Para peserta yang hadir diharapkan dapat memastikan bahwa realisasi program kerja berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (TESTI PRISCILLA/J)