PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng meningkatkan kewaspadaan bencana banjir.

Hal itu dioptimalkan melalui Workshop Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana Banjir Provinsi Kalteng Tahun 2024 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya.

“Workshop ini menindaklanjuti pelaksanaan Permendagri No 101 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pad Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Bencana Daerah Kabupaten/Kota,” tutur Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng, Ahmad Toyib, dalam keterangannya.

Toyib mengatakan kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti Peraturan BNPB No 2 Tahun 2023 tentang Penyusunan Rencana Kontingensi Bencana.

Dokumen Rencana Kontingensi tersebut nantinya dapat menjadi pedoman dalam penanganan bencana banjir di Provinsi Kalimantan Tengah.

Workshop diikuti oleh Dinas/Instansi Pemerintah Provinsi dan juga Kabupaten/Kota, TNI, Polri, Akademisi, Media, NGO/Lembaga/Penggiat Kebencanaan dan Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB). (HERMAWAN DP/R)