PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim dosen Universitas Palangka Raya melakukan penelitian tentang Strategi Pengelolaan Taman Bacaan Ransel Buku yang ada di Daerah Aliran Sungai atau DAS Rungan, Kelurahan Petuk Katimpun sejak Oktober hingga November 2024.

Kegiatan ini diketuai oleh Hendrowanto Nibel dari Pendidikan Luar Sekolah atau PLS, dibantu dengan anggota peneliti lainnya yaitu Endah Yusma Pratiwi dari PLS, Syarah Veniaty dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia atau PBSI, Yesninopy dari PLS, serta dua mahasiswa dari PLS atas nama Priska Lestari Siregar dan Murnihati.

Endah menyampaikan bahwa topik penelitian ini diangkat karena ingin mengetahui praktik baik yang dilakukan oleh pengelola Taman Bacaan Ransel Buku dan melihat keberhasilan dari strategi yang diterapkan.

Pada penelitian ini, tim peneliti mewawancarai beberapa orang yaitu pengelola, relawan, tokoh masyarakat, warga belajar, dan orangtua dari warga belajar.

"Kita melakukan wawancara ke berbagai informan yaitu pengelola, relawan, tokoh masyarakat, warga belajar, dan orangtua dari warga belajar. Tujuannya supaya mendapatkan data yang lengkap sehingga tujuan penelitian dapat tercapai," kata Endah pada Borneonews pada Rabu, 13 November 2024.

Dari hasil pengumpulan data, tim peneliti mendapatkan data terkait strategi pengelolaan Taman Bacaan Ransel Buku, diantaranya adalah menata tampilan buku guna menarik anak-anak, menjaga hubungan baik dengan donator dan relawan, mempergunakan dana secara jujur dan akuntabel, melibatkan pengajar dalam kegiatan seminar atau workshop, melakukan pendekatan kepada orangtua, dan memperbaharui bacaan.

Pengelola Ransel Buku, Fery menyampaikan kepada tim peneliti bahwa strategi yang diterapkan bisa dikatakan berhasil dan efektif.

"Hal ini bisa dilihat dari adanya berbagai kegiatan baik yang dilakukan secara regular maupun saat kunjungan dari luar dan anak-anak sangat antusias menyambutnya. Selain itu juga banyak dampak positif lainnya," tutur Fery. (TESTI PRISCILLA/H)