PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman mendorong seluruh OPD untuk segera menyusun rencana aksi penanggulangan kemiskinan tahun 2025. 

Rencana aksi tersebut harus disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah agar program penanggulangan kemiskinan dapat terlaksana secara efektif dan terintegrasi.

"Pentingnya perencanaan yang matang dan terukur dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Ini harus disusun secara baik oleh tiap OPD sesuai dengan fungsinya," katanya, Rabu, 13 November 2024.

Perencanaan yang jelas dan terarah akan memastikan bahwa program-program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Dengan demikian, bantuan dan program yang diberikan tidak tumpang tindih dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan. Setiap perangkat daerah dapat menyusun rencana aksi yang detail, terukur, dan berorientasi pada hasil.  Hal ini penting agar program penanggulangan kemiskinan dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya," ujarnya.

Dengan adanya rencana aksi yang komprehensif dari setiap perangkat daerah, diharapkan program penanggulangan kemiskinan di Kota Palangka Raya tahun 2025 dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi. 

Hal ini akan meningkatkan peluang untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. (HENDRI/H)