BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalteng Linae Victoria Aden mengingatkan langkah intervensi stunting.
Linae mengatakan didalam pencegahan dan penurunan stunting ada dua hal, yaitu intervensi sensitif dan spesifik. DP3APPKB, berada di intervensi sensitif, dalam hal ini perubahan perilaku.
“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, khususnya DP3APPKB membantu pemerintah dalam hal penanganan maupun pencegahan stunting,” tutur Linae saat dialog di salah satu stasiun radio, baru baru ini.
Dia mengatakan intervensi spesifik pemberian makanan secara langsung, baik kepada bayi yang mengalami stunting maupun bayi dan balita berisiko stunting.
Harapannya, selain dari pemberian makanan secara langsung, sangat diharapkan adanya perubahan perilaku di masyarakat, agar mencegah terjadinya kasus stunting baru.
“(Termasuk langkah) memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak stunting dan upaya pencegahannya," jelas Linae. (HERMAWAN DP/H)









