PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko memberikan apresiasi atas peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalteng.

“Kalteng berada di urutan ketiga terendah inflasi se Indonesia yaitu sebesar 1,03 persen dan sampai saat ini Kalteng masih aman terhadap inflasi,” kata Yuas Elko saat rakor TPID Kalteng di Ruang Rapat Bajakah.

Ia menilai hasil tersebut merupakan peran TPID Provinsi Kalteng serta seluruh stakeholders terkait dalam menurunkan inflasi di Kalteng.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti melalui Statisi Ahli Madya Akhmad Tantowi menyampaikan IHK Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,14 persen.

IHK Kalteng akhirnya mengalami inflasi 2 bulan berturut - turut, setelah deflasi selama 3 bulan berturut – turut dari Juni – Agustus.

Sementara itu, inflasi Oktober 2024 di Kalteng secara y-on-y tercatat di bawah target inflasi pemerintah (2,5±1 persen), yaitu sebesar 1,03 persen.

“Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi m-to-m Kalimantan Tengah adalah Daging Ayam Ras,” beber Agnes. (HERMAWAN DP/R)