BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas daging ayam ras memiliki andil besar dalam inflasi month to month (m-t-m) Kalteng.
“Komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi m-to-m Kalteng adalah Daging Ayam Ras,” kata Kepala BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti melalui Statisi Ahli Madya Akhmad Tantowi saat rakor TPID di Ruang Rapat Bajakah.
Ia menambahkan, nilai IHK komoditas daging ayam ras pada Oktober 2024 adalah 90.45 dengan tahun dasar IHK2022=100.
Artinya, nilai konsumsi daging ayam ras pada Oktober 2024 lebih tinggi 9,55% dibanding nilai konsumsi di 2022.
“Daging ayam ras dan beras menjadi komoditas yang memberikan andil inflasi/deflasi terbesar pada Oktober beberapa tahun terakhir,” jelasnya.
Dia menyampaikan secara bulanan, IHK Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,14 persen. IHK Kalteng akhirnya mengalami inflasi 2 bulan berturut - turut, setelah deflasi selama 3 bulan berturut – turut dari Juni – Agustus.
Sementara itu, inflasi Oktober 2024 di Kalteng secara y-on-y tercatat dibawah target inflasi pemerintah (2,5±1%), yaitu sebesar 1,03 persen. (HERMAWAN DP/R)









