SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kotawaringin Timur (Kotim) sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala besar. Meski demikian, selalu ada peserta tak hadir dalam setiap sesi ujian. 

"Kami berharap tes ini bisa berjalan hingga akhir tanpa kendala. Namun, kami melihat setiap sesi ujian selalu ada peserta yang tidak hadir. Dari 75 orang di setiap sesi, tidak ada satu sesi pun yang diikuti lengkap. Biasanya ada peserta yang absen karena berbagai halangan," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makkalepu, Rabu, 13 November 2024.

Adapun jumlah ketidakhadiran peserta bervariasi, bahkan yang paling banyak mencapai 10-11 orang. Rata-rata ketidakhadiran tersebut tanpa keterangan, ada pula yang salah melihat jadwal.

Lanjutnya, meskipun ada peserta yang tidak hadir pelaksanaan tes CPNS tetap berjalan dengan baik dan tepat waktu. Ia berharap peserta yang mengikuti tes dapat memberikan yang terbaik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas untuk mengisi formasi yang telah dibuka.

"Kami berharap seluruh formasi yang telah dibuka dapat terisi. Meskipun ada passing grade yang harus dipenuhi, kami tetap berharap semua formasi dapat terisi dengan calon pegawai negeri sipil yang memenuhi syarat," jelasnya.

--page

Lebih lanjut, jika ada peserta yang tidak memenuhi passing grade, formasi tersebut mungkin tidak akan terisi. Berbeda dengan seleksi PPPK, di mana formasi akan tetap terisi meskipun pelamar hanya satu orang.

Untuk peserta yang memenuhi passing grade, mereka akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes SKB akan melibatkan peserta yang memenuhi passing grade sebanyak tiga kali jumlah formasi. 

"Yang menjadi pemenang (mengisi formasi) adalah peserta dengan nilai tertinggi gabungan antara SKD dan SKB," pungkasnya.

Adapun tes SKD CPNS di Kotim akan berlangsung hingga 14 November 2024. Di hari terakhir nanti akan ada 2 sesi ujian. (DEWI PATMALASARI/Y)