BORNEONEWS, Barito Selatan - Untuk mengejar target dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait perekaman data. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Selatan (Barsel), buka layanan perekaman KTP elektronik di Barsel Expo.
Kapala Disdukcapil Barito Selatan Nyamei Tumbai mengatakan, pihaknya terus mengejar target perekaman e-KTP terhadap warga wajib Kartu Tanda Penduduk.
“Karena Mendagri memberi deadline 30 September semua warga minimal harus melakukan perekaman. Karena pada 1 Oktober tak punya KTP elektronik akan sulit mendapatkan pelayanan,” kata Nyamei Tumbai kepada Borneonews, Selasa (6/9/2016).
Ia menjelaskan, dari 17.414 yang belum melakukan perekaman semenjak deadline tersebut hingga hari ini sebanyak 2.435 yang telah melakukan perekaman.
Dari total 2.435 tersebut, yang sudah dicetak e-KTP sebanyak 1.435 orang, yang belum dicetak 1.000 orang.
“1000 yang belum dicetak tersebut karena blangko e-KTP nya habis. Blangko tersebut besok, Rabu (7/9/2016) akan datang,” bebernya.
Ia membeberkan, selain mengaktifkan perekaman di berbagai kecamatan di Kantor Disdukcapil juga dilakukan perekaman dan di stand Disdukcapil di pameran Barsel Expo warga juga bisa melakukan perekaman.
Selain itu juga, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di enam kecamatan supaya melakukan perekaman dan kita juga akan melakukan jemput bola untuk merekam data penduduk warga wajib KTP.
“Kita berharap dengan adanya kegiatan seperti itu, semua wajib KTP yang belum terekam bisa terekam sebelum 1 Oktober 2016,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/m).








