BORNEONEWS, Kasongan – Pj Bupati Katingan, Sutoyo, mengungkapkan lima pilar utama yang dapat mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Katingan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan penurunan stunting, belum lama ini.
Sutoyo menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024 dan ingin mencapainya lebih lanjut pada tahun 2030. Upaya percepatan tersebut dijalankan dengan melibatkan lima pilar utama sebagai strategi.
Lima pilar tersebut meliputi:
-
Peningkatan Kepemimpinan: Penguatan visi dan kepemimpinan di tingkat pemerintahan daerah dan instansi terkait untuk menciptakan kebijakan yang mendukung penurunan stunting.
-
Peningkatan Komunikasi dan Perubahan Perilaku: Fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi yang efektif untuk mengubah perilaku yang berdampak pada kesehatan dan gizi.
-
Peningkatan Intervensi Spesifik: Intervensi yang lebih terfokus pada bidang-bidang terkait, seperti gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan masyarakat.
-
Peningkatan Ketahanan Pangan dan Gizi: Menjamin akses masyarakat terhadap pangan bergizi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
-
Pemberdayaan Masyarakat: Mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menangani stunting melalui program-program edukasi dan pelatihan.
"Implementasi lima pilar ini, Kabupaten Katingan dapat mencapai target penurunan stunting dengan lebih cepat dan efektif," pesan dia. (GOPUR)









