KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan debat publik kedua Pilkada Kapuas 2024 di Studio Metro TV Jakarta pada Rabu malam, 13 November 2024.

Debat yang disiarkan secara langsung ini bertema “Membangun Kapuas sebagai Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)” dan diikuti oleh seluruh pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kapuas.

Dalam kesempatan tersebut, pasangan calon nomor urut 4, Erlin Hardi dan Alberkat Yadi, segmen pertama menyampaikan visi dan misi mereka yang terfokus pada pembangunan Kabupaten Kapuas sebagai wilayah yang cerdas dan maju di berbagai bidang.

Visi mereka, yang disebut "Kapuas Cerdas," mencakup aspek Cendikia, Edukatif, Religius, Dedikasi, Amanah, dan Sejahtera.

Erlin Hardi menguraikan visi mereka dengan berbagai program konkret. Di bidang pendidikan, pasangan ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui dana BOS dari APBD.

"Juga meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, memperbaiki fasilitas pendidikan, dan memberikan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu," kata Erlin.

Selain itu, mereka akan memperkuat pendidikan karakter dan keterampilan melalui pelatihan.

Di bidang kesehatan, mereka berencana memberikan pelayanan kesehatan gratis, meningkatkan fasilitas kesehatan, menambah jumlah dokter spesialis, perawat, dan bidan, serta menurunkan angka stunting.

Paslon ini juga berfokus pada peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) dan kader posyandu.

Erlin Hardi dan Alberkat Yadi juga memaparkan rencana mereka untuk meningkatkan sektor ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung UMKM secara komprehensif.

Mereka berjanji memastikan ketersediaan gas LPG hingga pelosok desa, penyaluran BBM bersubsidi bagi petani dan nelayan, serta mengembangkan pariwisata daerah dan wilayah pertambangan rakyat.

Di bidang infrastruktur, mereka berjanji untuk membangun jalan strategis, meluncurkan program bedah rumah, memperbaiki kawasan perkotaan, serta menyediakan listrik dan internet bagi desa-desa yang belum mendapat akses.

Alberkat Yadi menambahkan komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan ASN dan tenaga honorer, memberikan tambahan anggaran bagi pemerintah kecamatan, desa, dan RT/RW.

Paslon ini juga mendukung pemekaran Kabupaten Kapuas Ngaju serta pemekaran Kecamatan Mantangai dan Bataguh.

Di sektor agama dan sosial budaya, mereka berjanji memberikan bantuan untuk rumah ibadah dan organisasi masyarakat, menambah insentif bagi pemangku adat, memberikan bantuan sosial, serta insentif bagi guru ngaji dan guru kerohanian lainnya.

Alberkat Yadi menekankan pentingnya membangun pusat kreatif bagi anak muda sebagai upaya untuk memberdayakan generasi muda di Kapuas. (DODI/H)