PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Sunarti, menyampaikan bahwa program cetak sawah 2025 merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, karena provensi ini menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program tersebut. 

"Program ini bertujuan untuk memperluas lahan pertanian guna memastikan pasokan pangan yang cukup dan berkelanjutan," ujar Sunarti, Kamis, 14 November 2024.

Sunarti menambahkan bahwa pelaksanaan program cetak sawah didasarkan pada surat dari Kementerian Pertanian yang meminta dukungan aktif dari para gubernur, wali kota, dan bupati di wilayah masing-masing, untuk mempercepat pencetakan sawah rakyat. 

"Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan mampu memperlancar proses pencetakan sawah baru dan memaksimalkan potensi lahan yang ada demi meningkatkan produksi pangan lokal," tuturnya.

Selain itu, katanya program cetak sawah 2025 menyasar para petani di berbagai daerah, khususnya petani kecil dan masyarakat di pedesaan yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh lahan pertanian produktif. 

"Tujuan utama program ini adalah meningkatkan produksi pangan lokal, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat pedesaan," jelasnya. 

Dengan menyediakan lahan sawah baru, program ini diharapkannya dapat membantu petani meningkatkan hasil pertanian. Sehingga, tidak hanya memperkuat perekonomian lokal tetapi juga membantu menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. (MARINI/H)