BORNEONEWS, Palangka Raya - Masalah blank spot internet di Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencuat dan menjadi sorotan. Anggota DPRD RI Dapil Kalteng, Andina Narang mengusulkan agar pemerintah pusat segera menangani masalah ini.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kalteng Sudarsono menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tersebut.
"Kita dukung sepenuhnya. Karena kita bagian dari wilayah RI, maka sudah selayaknya mendapat perhatian yang serius dan sama dari pemerintah pusat," tegas Sudarsono, Kamis, 14 November 2024.
Sudarsono menekankan bahwa akses internet merupakan kebutuhan vital di era digital saat ini. Blank spot internet di Kalteng menghalang-halangi kemajuan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
"Keberadaan blank spot internet di Kalteng merugikan masyarakat di daerah terpencil. Mereka kesulitan mengakses informasi, layanan publik, dan peluang ekonomi," ungkap Sudarsono.
Ia berharap pemerintah pusat dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah blank spot internet di Kalteng.
"Pemerintah pusat harus serius dalam membangun infrastruktur internet di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kalteng," tegas Sudarsono.
DPRD Kalteng siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur internet di Kalteng.
"Kita akan terus mengawal dan mendorong agar usulan ini segera ditindaklanjuti," pungkas Sudarsono. (PATHUR/H)









