BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul, memberikan saran bagi ibu hamil agar meningkatkan porsi makan karena nutrisi tersebut akan dibagikan kepada dua orang, yaitu ibu dan janin.
Namun, Suyuti menekankan agar tidak mengonsumsi makanan berlebihan, terutama makanan manis, karena dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan besar.
"Orang yang sedang hamil sebaiknya menambah porsi makan karena ada dua orang yang diberikan makanan. Meski demikian tidak boleh berlebihan apalagi mengkonsumsi makanan manis karena bisa melahirkan bayi yang sangat besar," kata, Suyuti saat dibincangi Borneonews, Kamis 14 November 2024.
Suyuti juga menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi vitamin sesuai dengan anjuran dari dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Jika memungkinkan, vitamin dan mineral sebaiknya diperoleh dari sumber alami seperti buah-buahan dan sayuran segar.
"Sebaiknya mengkonsumsi vitamin sesuai anjuran dokter atau nakes lainnya. Kalau memungkinkan vitamin dan mineral dididapatkan dari sumber alami seperti makan buah atau sayuran," tuturnya.
Selain itu, Suyuti Syamsul menganjurkan agar ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin minimal enam kali selama masa kehamilan. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan rencana persalinan yang aman dan mempertimbangkan potensi risiko yang mungkin dihadapi baik oleh ibu maupun bayi.
"Ibu hamil sebaiknya memeriksakan diri ke dokter atau nakes minimal 6 kali selama kehamilan agar bisa direncanakan cara melahirkannya dengan mempertimbangkan risiko bagi ibu dan anak," tutupnya. (MARINI/H)









