BORNEONEWS, Sampit – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kotawaringin Timur (Kotim) berlangsung lancar meskipun ada 139 peserta dari total 2.574 yang tidak hadir.
"Tes berjalan sesuai jadwal tanpa kendala besar, namun setiap sesi selalu diwarnai dengan ketidakhadiran sejumlah peserta. Dari 75 peserta per sesi, tidak ada satu sesi pun yang hadir lengkap. Biasanya, ada sekitar 10 hingga 11 peserta yang tidak hadir, dengan alasan yang beragam, termasuk tanpa keterangan atau salah melihat jadwal,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makkalepu, Kamis, 14 November 2024.
Tes SKD bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim dilaksanakan di 20 titik yang tersebar, mulai 6 November dan berakhir hari ini, 14 November 2024.
Dia berharap semua formasi yang dibuka dapat terisi oleh CPNS yang memenuhi syarat. Meskipun ada ketentuan passing grade yang harus dicapai peserta.
Peserta yang berhasil memenuhi passing grade akan berkesempatan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pada tahap SKB, peserta yang memenuhi syarat akan bersaing sebanyak tiga kali jumlah formasi yang tersedia.
Formasi yang tidak terisi bisa terjadi apabila tidak ada peserta yang mencapai passing grade, berbeda dengan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang formasinya tetap terisi meski hanya satu pelamar.
"Peserta yang mengisi formasi adalah mereka yang meraih nilai tertinggi dari gabungan nilai SKD dan SKB," ujar Kamaruddin. (DEWI PATMALASARI/R)









